Selasa, 13 Desember 2011

Still About Radio

Menyapih adalah hal yang biasa saya lakukan ketika anak saya telah berusia 2 tahun.Memang cukup mengganggu kenyamanan tidur saya,karena ketika anak saya terbangun tengah malam harus siap menghadapi rengekannya minta ASI yang sudah habis masa berlakunya he..he..

Untuk membuatnya tidur kembali biasanya dengan ditimang-timang sambil nyanyi lagu hasil gubahan ibunya mostly lagu-lagu jawa.Malam ini sambil menimang nyambi melihat TVone yang lagi nyiarain radio show,bintang tamunya Grace Natalie(penyiar TVone) dan Salmah(Penyiar Radio).Ngobrol dengan orang-orang broadcast memang tidak membosankan,obrolan mengalir dengan santai dan menyenangkan.

Rasanya tambah menyesal mengapa dulu tidak serius mengejar mimpi menjadi penyiar,karena saya merasa ada bakat sebenarnya ha..ha..narsis dikit ya.Kembali ke radio shownya TVone ,acara diselingi lagu-lagu jadul yang asyik punya seperti more than wordsnya Extreme,Goerge Michael dengan Faith,koesplus,the beattles,jadi inget jaman kejayaan dulu hi..hi..dan yang pasti jadi ingat bokap,karena dari beliau saya menjadi suka music,hampir tiap hari rumah saya full music walaupun yang di puter lagu-lagu favorite bapak seperti lagu sunda,brury,andi meriam,bob tutupoli,tetapi dari situlah saya terbiasa dengan music jadi minimal kalau nyanyi karaoke tidak bingung nada.Thanks dad….

Selasa, 12 Juli 2011

Satu bintang di langit kelam(rida sita dewi)

Angkasa tanpa pesan meringkuh smakin dalam
Berselimut debu waktu, ku menanti cemas

Kaudatang dengan sederhana
Satu bintang di langit kelam
Sinarmu rimba pesona dan kutahu tlah tersesat

kukejar kau...takkan bertepi
Menggapaimu...takkan bersambut
sendiri membendung rasa ini
Sementara kau membeku,

Khayalku terbuai jauh
Pelita kecilmu mengalir pelan dan aku terbenam..
Redup kilaumu tak mengarah
Jadilah diriku selatan

Namun tak kau sadari hingga kini dan nanti...

Rabu, 13 April 2011

Jangan Mata Duitan

I miss you my blog...
Kok jadi bingung kata pembukanya ya,wah kelamaan off nih jadi kurang kreatif.
Di siang yang mendung..ceile...norak banget ya,biarin dah yang penting nulis,kan perlu pemanasan dulu.

Seperti biasa sambil nyuapin anak-anak,hiburannya TV,tapi jangan berharap ibunya bisa nonton happy song,anak-anak jadi penguasa tivi kalau siang.Padahal cerita kartunnya juga diulang-ulang tetapi tetap saja ditonton.Si bungsu (1.5 th)mulai bosan mungkin ya,sehingga main pencet-pencet chanel dan menemukan musik dangdut and he loves that,kakaknya marah tapi dipindah lagi oleh adeknya,finally kakaknya ngalah,apalagi ada kuisnya dengan menekan bintang bla bla pagar dapat 100 ribu,langsung ijo deh mata saya,tanpa pikir panjang langsung pencet hp,Dan ternyata itu adalah jebakan ringtone,bukannya dapat 100 ribu tapi malah terpotong pulsanya.kapok...kapok..

Jumat, 19 November 2010

Back to Radio

Waktu masih muda dulu(deuh berasa sudah tua ni) saya miss radio banget,betah berlama-lama di depan radio,bahkan maksain banget mencoba nyaman belajar sambil mendengarkan radio dan hasilnya tidak ada yang nyantol deh pelajarannya xixixi.

Pernah merasa sedih banget waktu penyiar favorite resign,rasanya seperti kehilangan pacar hiks…

Waktu jaman kuliah lebih heboh lagi,suka merekam suara sendiri pura-pura jadi penyiar radio dan nyoba daftar jadi penyiar radio,ternyata hasilnya lumayan juga bisa melampaui beberapa tahapan tes,gagal di tes terakhir(pengetahuan tentang jenis musik).

Ada kejadian lucu tentang rekam merekam suara,waktu itu sahabat saya lola nginep di kost-kostan ceritanya mau belajar bareng untuk ujian,supaya tidak bosan intermezzo rekaman bak penyiar radio terkenal,saking asyiknya sampai melupakan belajar dan yang pasti ngantuk berat ketika mau belajar lagi.maksud hati tidur sebentar untuk menghilangkan kantuk,eh apa daya ternyata kebablasan sampai pagi,dan panik karena belum siap bertempur dengan soal-soal ujian.

Kerja di bank yang jarang pulang sore membuat saya mulai jauh dengan radio,eh ditambah lagi ketemu pangeranku yang tidak doyan musik menambah alasan saya berpaling dari radio.Konsekwensinya jadi tidak ngeh deh dengan lagu-lagu baru(gak gaul gitu loh).Sekarang mencoba mencintai radio lagi,tapi seleranya sudah berbeda,ibu-ibu banget.Waktu mencoba ngendon di frekwensinya anak muda wah rasanya tidak klik,apalagi waktu penyiarnya sok wise kasih nasihat cinta wuih gombal banget padahal saya dulu suka copy paste advice gombalnya penyiar he.he..

Senin, 28 Juni 2010

jualan yuk...

Keinginan mandiri secara finansial masih ada sampai sekarang,bukan karena duit dari suami cekak atau doi pelit tapi ada kepuasan tersendiri ketika saya bisa nabung dari keringat sendiri.
Saya sudah tidak mungkin kerja kantoran lagi selain karena faktor umur,jauh dari anak2x rasanya tidak tenang walapun kalau di rumah sering memarahi mereka.Sudah hampir seminggu ini mencoba berjualan puding,sebenarnya berjualan sudah sering saya lakukan,tapi kelemahan saya adalah sering tidak konsisten,kurang istiqomah,gak laku berhenti…

Sudah cukup lama saya fakum berjualan,sejak di batam tidak aktif lagi karena waktu itu Zaki masih kecil dan disaat akan memulai lagi saya hamil Faiz.
Muncul perasaan canggung lagi ketika akan menitipkan puding ke warung dan penjual kue,malu…takut…minder…muncul bersamaan,tapi Alhamdulillah saya berhasil melawan perasaan itu,dan belajar untuk berbesar hati ketika ada yang menolak puding saya,termasuk mencoba meredam rasa kecewa ketika dagangan tidak laku hiks…

Hari ini ceritanya tekor nih…penjual kue yang biasa saya titipkan puding tidak jualan tanpa pemberitahuan dulu,warung-warung yang saya titipin banyak yang masih ada sisa, jadi hari ini kenyang makan puding retur he..he…

O…iya ada cerita menarik tadi pagi,salah satu distributor saya (ceile..serasa perusahaan besar saja)adalah pasangan ibu dan anak yang berusia kira-kira 20-an,mereka penjual yang ramah dan kompak.Karena puding tidak laku saya ganti dengan yang baru,tapi anaknya meminta kepada ibunya menyisakan 3 sambil berbisik kepada ibunya “nanti aku yang beli saja mah…”(mungkin karena kasihan dengan saya),tetapi ibunya menolak.Walaupun saya salut dengan sikap anak itu tetapi saya setuju dengan ibunya karena Bisnis is still business tho..

Walaupun sekedar jualan puding banyak hikmah yang saya petik,belajar mengasah insting mencari distributor yang tepat,belajar untuk siap ditolak,dan satu lagi pembantu saya ketularan mau jadi enterpreneur,doi berniat jualan juga di kampung hi..hi…
Semoga usaha saya ini barokah amien

Senin, 05 Oktober 2009

Ke Dokter Gigi

Kamis kemaren nganter anak-anak ke Dentist,kalau ke dokter gigi perlu perjuangan untuk merayu anak-anak agar mau berobat.Dzaky dulu sebenarnya paling gampang kalau diajak ke dokter gigi,bahkan sering atas kemauan sendiri jika giginya terasa sakit,dan dokternya juga seneng karena dzaky tidak rewel, tapi belakangan jadi heboh kalau ke dokter gigi karena pernah kesakitan waktu di suntik gusinya dan mungkin merasa tidak nyaman dengan gusi yang terasa tebal.

Kalau Ayu kebalikannya karena dulu rewel tiap diajak berobat,saya sering merasa tidak sabar,pengennya mau nyubit hi..hi… malah dokternya yang ngasih kode agar saya sabaran dikit he..he…tapi sekarang Ayu sudah pinter, mungkin karena sudah besar,jadi kamis kemaren jempol dua untuk ayu deh…

Ketika giliran dzaky perlu waktu untuk membujuknya,untung dokternya sabar dan kreatif menghadapi pasien anak-anak,ada aquarium ikan kecil agar anak2x seneng dengan memberi makan ikan,di mejanya juga banyak pernak-pernik kecil lucu yang bisa dimainin,TOP deh buat dokter lisa.

Akhirnya dzaky mau juga duduk di kursi perawatan walaupun dengan di pangku ayahnya dan agak rewel dikit,setelah selesai anak-anak di beri hadiah oleh dokter lisa.

Alhamdulillah selesai juga episode yang cukup menguji kesabaran,pelajaran untuk saya karena dulu terlalu membebaskan anak-anak makan makanan yang manis,lebih baik gigi anak-anak dirawat dari kecil,di jaga makanannya yang tidak merusak gigi,sehingga kita sebagai orangtua tidak kerepotan di belakang hari,anak-anak juga tidak kasihan karena kesakitan.Tapi kata Bapak waktu kecil saya juga langganan ke dokter gigi,dan sering di cubit jempol kakinya oleh bapak agar tidak rewel ketika berobat he..he.. ternyata sekarang nurun ke anak-anak.

Rabu, 02 September 2009

Marifatul Insan

Beberapa waktu yang lalu ada tugas liqo untuk mencari artikel tentang “Marifatul Insan”,setelah browsing beberapa artikel akhirnya saya tertarik dengan tulisan dari sdr Haryo Bagus Handoko,apalagi di bulan romadhon seperti sekarang ini,tulisan beliau perlu kita renungkan.

Pernahkah terpikirkan oleh kita mengapa kita diciptakan ke dunia ini untuk kemudian meninggalkannya.

Dalam Al-Qur’an surat Az-Zariyat ayat 56 berbunyi “Aku tidak menciptakan jin dan manusia kecuali untuk menyembah kepada-Ku.”

Kalau kita menyimak ayat diatas jelas sekali disebutkan bahwa tujuan kita diciptakan ke muka bumi ini adalah untuk menyembah Allah,tetapi dalam kenyataannya banyak terjadi penyimpangan karena lemahnya iman seseorang sehingga dengan leluasa syetan mempengaruhi manusia untuk mengingkari Allah,seperti sebutkan dalam Al-qur’an surat Al-a’raf ayat 17 “Kemudian pasti aku akan mendatangi mereka dari depan,dari belakang,dari kanan dan dari kiri mereka,dan engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur.”

Menurut ustadz Dr.Abdullah Nasih Ulwan dalam bukunya “Ruhaniyatud Dai’ah”menjelaskan tentang beberapa langkah menuju taqwa yaitu:

1. Mu’ahadah (mengingat perjanjan dengan Allah dan dirinya sendiri)

2. Muroqobah (merasa yakin bahwa setiap gerak-geriknya dalam pengawasan Allah baik di kala sepi maupun ramai).Disebutkan dalam surat Asy-Syu’ara’ ayat 218-219 “Yang melihat engkau ketika engkau berdiri(sholat) dan melihat perubahan gerakan badanmu di antara orang-orang yang sujud.”

3. Muhasabah (Instropeksi diri)

Hisablah diri kalian sendiri sebelum kalian di hisab,timbanglah diri kalian sebelum ditimbang,dan bersiap-siaplah untuk pertunjukan yang agung (hari kiamat)

4. Mu’aqobah (sanksi)

Jika melakukan kesalahan secara sengaja perlu diberikan sanksi,contoh riwayat Umar bin khatab memberikan seluruh hasil panennya kepada orang miskin karena sengaja meninggalkan sholat asar berjamaah saking asyiknya berkebun.

Contoh lain “segera melakukan shodaqoh ketika telah dengan sengaja menyakiti anak kita baik fisik maupun mental.”

5. Mujahadah (optimalisasi)

Surat 29:69 meyebutkan”Dan orang-orang yang berjihad untuk mencari keridhoan Allah,benar-benar akan kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami,dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.”

Bentuk mujahadah yang ditunjukkan nabi Muhammad adalah apabila memasuki 10 hari terakhir di bulan romadhon beliau menghidupkan malam dengan ibadah,membangun keluarganya bersungguh-sungguh dan mengencangkan ikat pinggang.

Orang yang bertaqwa mempunyai sifat:

· Selalu bersyukur

· Bersabar

· Pemaaf

· AR-rahim (kasih sayang)

· Al-amin (dapat dipercaya)

· Al-falah (kemenangan)

Sifat-sifat yang bertentangan dengan ketaqwaan:

  • Terburu-buru (ajuulun)
  • Keluh kesah
  • Kikir
  • Kafir
  • bodoh