Saya merasa itulah masalah terberat dalam hidup saya saat itu,bahkan patah hati yang pernah saya rasakan tidak ada artinya dibandingkan kekecewaan yang satu ini.Dengan setengah hati saya kuliah di uneversitas swasta yang menurut saya lumayan bagus,tetapi semangat untuk kuliah tidak ada,saya merasa masa depan saya makin tidak jelas,sampai suatu saat saya membaca sebuah buku judulnya “CHANGE”pengarangnya lupa,saya pinjam dari perpustakaan kampus,itulah awal mula energi saya serasa muncul kembali,saya harus bisa mengubah keadaan,saya harus bisa menjadi mahasiswa swasta yang tidak biasa,saya tidak mau menjadi sarjana pengangguran,tapi bagaimana ya caranya?
Karena waktu kuliah yang pendek,waktu saya banyak dihabiskan untuk nonton televisi,salah satu acara favorite saya adalah mini-seri korea,inspirasi kemudian muncul dari acara ini,kebanyakan generasi muda korea kerja part time disamping kuliah,ya saya ingin seperti mereka,ini mungkin jawabannya,tapi lagi lagi saya kesulitan untuk memulai mungkin karena gengsi atau kurang percaya diri,tapi akhirnya saya harus bergerak ketika ayah saya ikut pensiun dini dan tidak lama setelah itu terjadi KRISMON tahun 1997.Uang pesangon mungkin cukup besar tapi saya merasa tidak akan cukup untuk membiayai kuliah sampai adik saya yang keempat.Pada saat KRISMON banyak gaji pegawai yang naik,tetapi harga barang juga melonjak,seharusnya uang saku saya bertambah juga ya,tapi harapan itu sepertinya tidak mungkin.Mulailah saya berburu pekerjaan apa saja yang penting halal.
Dari segi gaji mungkin sama dengan
Salah satu buku yang baru saya baca “NEVER GIVE UP KEEP FIGHT” menyebutkan bahwa seringkali energi dahsyat yang dapat keluar dalam diri kita disebabkan oleh kondisi realita yang memaksa bergerak dan ditarik oleh suatu cita-cita atau harapan.Itulah yang terjadi dengan saya saat itu,didorong oleh kondisi keluarga dan ditarik oleh cita cita yang terus berkobar. Sekarang saya menjadi ibu rumah tangga atas kesepakatan dengan suami,saya merasa semangat yang menyala itu telah lama hilang,saya ingin menjadi ibu rumah tangga yang luar biasa,tapi saya belum menemukan jalannya.Mungkin saya harus merenung sejenak agar mendapatkan energi dari Illahi.
Amien……
Tidak ada komentar:
Posting Komentar